Pelepasan Aidil Fitra dan Pirja Wahyuni Ke Tanah Jawa

LIKENETIZEN dalam acara khataman al-Quran secara serentak yang ditaja oleh Pengurus LPTQ Desa Sungai Alam. Sesekali bulu tengkuk terasa berdiri mendengarkan bacaan kalam ilahi yang bergema riuh rendah menelusuri setiap sudut ruangan Masjid kemudian memantul menembus dinding-dinding telinga dan menghunjam ke lubuk hati yang paling dalam. Ini merupakan satu penomena dan pengalaman ruhaniah yang sangat sakeral dan mengesankan terutama sekali bagi yang pertama kali mengikutinya.
Suasana Masjid Rahmah Sungai Alam Ba’da Sholat Maghrib tadi diliputi aura spiritual yang mengetarkan jiwa dan menyejukan qalbu akibat lantunan ayat-ayat suci al-Quran yang dibacakan oleh ratusan santri dan jamaah lainnya yang dipandu Ustadz

Tak bisa dibayangkan bila kegiatan serupa bisa dilaksanakan secara rutin di berbagai tempat, tentu saja dengannya akan menjadi sebab turunnya Rahmat Allah swt yang akan membuat jiwa menjadi tenang, kegelisahan menjadi terobati, kejahatan akan berangsur-angsur pergi dan bala’ (musibah) akan dijauhkan. Kedamaain akan tercipta dan keberkatan akan mengalir dari segala penjuru.
Satu hal yang harus dipahami bahwa kehidupan ini sangat ditentukan oleh sesuatu yang berada di balik realitas. Dialah Allah swt yang Maha berkuasa dan Berkehendak. Hakekat kebenaran itu sebenarnya berada di balik realitas. Penomena yang tampak pada dasarnya hanya kamuflase dan tipu daya semata-mata. Agar seseorang tidak terpedaya oleh kehidupan duniawi, maka ia harus bersandar pada sesuatu yang ghaib; Dzat Yang Maha menentukan agar senantiasa dituntun ke jalan kebenaran; jalan yang membahagiakan dan menyelematkan. 

Suatu hal yang menarik bersamaan acara khataman al-Quran secara serentak oleh ratusan santri dan jamaah ini, dilakukan acara pelepasan dua orang calon santri, yaitu Aidil Fitra asal Desa Sungai Alam dan Pirja Wahyuni asa Desa Damai yang akhir bulan Agustus 2016 ini akan dikirim ke Pesantren di Jawa untuk dipersiapkan sebagai Kader Ulama dan calon Guru Hafidz al-Quran untuk Kabupaten Bengkalis ke depan oleh Yayasan Madani Nusantara yang pembiayaannya melalui donasi masyarakat.
Ada satu hal yang mengesankan bagi kita dari program yang digagas oleh Yayasan Madani Nusantara ini yaitu masyarakat digugah kepedulian sosial mereka untuk ikut berpartisipasi dalam menyukseskan program tersebut. Dan Alhamdulillah antusias masyarakat pulau Bengkalis dan sekitarnya sangat tinggi untuk menyukseskannya baik secara perorangan maupun kelompok. Bahkan ada sebagian kelompok masyarakat yang sanggup melakukan aksi turun ke jalan untuk memungut donasi dari masyarakat. Sebagaimana dilakukan oleh Dema Stain Bengkalis dan Anto Gagak & Didik Arianto dan kawan-kawan dari Gemasaba Kabupaten Bengkalis.

Antusias masyarakat Kabupaten Bengkalis yang tinggi dalam berpartisipasi melalui donasinya untuk program ini menyiratkan adanya harapan besar mereka bagi lahirnya kader-kader ulama muda dan calon guru hafidz al-Quran yang di kemudian hari yang akan menjalankan perannya dalam mendidik dan membimbing umat.
Mudah-mudahan harapan besar masyarakat Bengkalis ini bisa diwujudkan dengan baik oleh dua calon santri yang akan diberangkatkan dalam waktu dekat ini sebagai pilot project. Dan mudah-mudahan dukungan masyarakat bisa mengalir terus sehingga pada tahun-tahun berikutnya bisa dikirim calon-calon santri yang lebih banyak lagi kalau perlu mewakili setiap desa.

Selamat jalan Aidil Fitra dan Pirja Wahyuni. Manfaatkanlah kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. Kuatkan tekad dan semangat untuk menimba ilmu. Jangan pernah lemah dan berputus asa. Hadapi berbagai godaan dan rintangan selama pendidikan dengan sabar dan tabah. Kuasailah berbagai pengetahuan dan keterampilan yang banyak sehingga pada saat pulang nanti ke kampung halaman sudah siap mental untuk mengabdi bagi kepentingan masyarakat. Kami hanya bisa menitipkan doa semoga Allah swt memberikan kemudahan dan kesuksesan bagi ananda berdua. Harapan besar kami berada di pundak ananda berdua.
 
Penulis : Amrizal Isa
Tag : Muslim, News
0 Komentar untuk "Pelepasan Aidil Fitra dan Pirja Wahyuni Ke Tanah Jawa"

Back To Top