Mubes Pembentukan Provinsi Riau Pesisir Digelar

LIKE NETIZEN – Sejumlah  daerah pesisir di Riau sepakat untuk segera melakukan Musyawarah Besar (Mubes) untuk membentuk Provinsi Riau Pesisir. Rapat pembentukan Provinsi Riau Pesisir itu dihadiri oleh perwakilan dari daerah Dumai, Bengkalis, Rohil, Meranti, dan Siak, dilaksanakan di hotel Grand Zuri Dumai, baru-baru ini.
Rapat pembentukan Provinsi Riau Pesisir itu di pimpin oleh Ahmad Maritulius yang juga selaku perwakilan dari daerah Dumai.  Dari hasil silaturahmi antar perwakilan beberapa daerah sekaligus rapat pembentukan Provinsi Riau Pesisir sepakat akan membentuk Mubes.

“Tim kita adalah sebagai pensuppor Rusli dan Johar Firdaus yang saat ini tengah memperjuangkan terbentuknya Provinsi Riau Pesisir,” terang Maritulius dan mengaku bahwa semua berkas untuk pembentukan Provinsi Riau Pesisir sudah dilengkapi.

Sementara Ahmad Joni Marzainur mengatakan, dari faktor budaya antara darat dan pesisir itu sangat berbeda. “Empat tahun yang lalu kita sudah menggagas terbentuknya Provinsi Riau Pesisir dan ada enam kabupaten/kota yang bekumpul untuk pembentukan pemekaran provinsi tersebut. Kita juga didukung oleh perwakilan DPRD dari beberapa daerah. Perjuangan ini sudah kita siapkan berkali- kali. Syarat untuk mendirikan Provinsi baru minimal 5 kabupaten/kota. Kita juga sudah kumpulkan 80 tokoh di seluruh kabupaten dan kota di Riau,” sebut Joni Marzainur.

Dikatakan Marzainur, di Dumai sendiri dan mungkin beberapa kota lainnya di daerah pesisir menghasilkan dana triliun rupiah pertahun. Namun bagi daerah penghasil tidak mendapat perhatian dari Provinsi Riau.

“Untuk Ibu Kota Provinsi Riau Pesisir nantinya banyak yang sepakat antara Dumai atau Bengkalis. Kita butuh lahan 1000 hektar untuk ibu kota provinsi dan kita sudah siapkan itu. Kita akan koordinasi supaya ini jadi lebih cepat,” katanya.

Selain itu, perwakilan dari kabupaten Bengkalis, Heru menyebutkan untuk pemekaran provinsi Riau Pesisir bagi masyarakat daerah pesisir sangat setuju kalau ini dilakukan.

“Kenapa harus kita bentuk Provinsi Riau Pesisir karena lebih mendekatkan pelayanan pemerintahan. Kita adalah salah satu kelompok yang berjuang dan mungkin ada kelompok lainnya yang berjuang dengan tujuan yang sama.

Kita akan dukung agar mereka tidak berjuang sendiri dan kitalah yang akan mendorongnya. Karena persiapan mubes sudah 90 persen. Dan Kita minta pertemuan yang lebih besar lagi sebelum mubes,” ujarnya.

Perwakilan dari Meranti, Bastian menegaskan, pemekran Provinsi Riau Pesisir adalah harga mati jika perlu provinsi Riau Pesisir merdeka. Nurham, tokoh masyarakat Riau Pesisir lainnya mengatakan bahwa informasi yang didapat di Jakarta, tahun ini juga akan disahkan pemekaran Provinsi tersebut.

“Saya dengar semuanya sudah lengkap dan studi kelayakan juga sudah siap. Badan pekerja sudah ada orangnya. Surat dukungan dari Bupati dan Walikota sudah ada. Yang belum ada sampai saat ini Mubes dan Deklarasi Provinsi Riau Pesisir, dan ini yang akan kita lakukan,” katanya.

Disebutkan Nurham, Komisi II DPR RI mau membantu pembentukan pemekaran ini. Dia optimis masyarakat pesisir juga sangat mendukung pemekaran ini. Dia juga meminta keterlibatan semua pihak.

Salah seorang penggagas yang berasal dari kalangan media surat kabar harian, Safrizal mengatakan, dukungan dari kalangan media sudah pernah mengumpulkan sejumlah pimpinan media di Riau untuk membntuk Provinsi Riau Pesisir Itu. “Kita dapat semangat baru bahwa perjuangan Provinsi Riau Pesisir ini tinggal satu langkah lagi. Kita siap mensupport pembentukan ini,” tegasnya.

Hadir pada pertemuan itu H Mawardi dari Bengkalis dan puluhan orang dari perwakilan daerah pesisir lainnya. Sedangkan perwakilan Dumai sendiri dihadiri Tias AG, Paisal Sikumbang, Eko HC dan masing-masing dari mereka memberikan pendapat agar segera terbentuknya Provinsi Riau Pesisir itu. (KR10).

Sumber : www.koranriau.net
Tag : News
0 Komentar untuk "Mubes Pembentukan Provinsi Riau Pesisir Digelar "

Back To Top